SMS Donasi dan Pasang Banner Dukungan Untuk Palestina!

GLOBAL WARMING

Tahun 2012 diperkirakan sudah terlambat,jika tidak ada tindakan berarti dari manusia menghadapi pemanasan global, es mencair, hancurnya lempengan es.95% kehidupan dibumu akan musnah jika terjadi kenaikan suhu 6 derajat celcius saja,saat ini permukaan bumi telah mengalami kenaikan 1-2 derajat celcius...

waaaahhh gawat tuuh...!!!

sudah begitu banyak kejadian atau efek yang dirasakan akibat adanya pemanasan di bumi kita ini,bahkan d sekitar kita begitu tidak nyamannya kehidupan,tapi kita kan masih punya kesempatan,mulai dari diri sendiri dan menghentikan kegiatan yang menyebabkan semakin parahnya keadaan bumi dan kehidupan semua makhluk hidup...

ini info yang saya dapet
  1. Berhenti atau kurangilah makan daging!Dalam laporannya yang berjudul Livestock’s Long Shadow : Enviromen­tal lssues and Options (dirilis Novem­ber 2006), PBB mencatat bahwa 18% dari pemanasan global yang terjadi saat ini disumbangkan oleh in­dustri peternakan, yang mana lebih besar dari­pada efek pemanasan global yang dihasilkan oleh seluruh alat transportasi dunia digabungkan! PBB juga menambahkan bahwa emisi yang dihitung hanya berdasarkan emi­si CO2 yang dihasilkan, padahal selain sebagai kontributor CO2 yang hebat, industri peternakan juga merupakan salah satu sumber utama pencemaran tanah dan sumber-sumber air bersih.

    Sebuah laporan dari Earth Insti­tute menegaskan bahwa diet berbasis tanaman hanya membutuhkan 25% energi yang dibutuhkan oleh diet ber­basis daging. Penelitian yang dilaku­kan Profesor Gidon Eshel dan Pamela Martin dari Universitas Chicago juga memberikan kesimpulan yang sama: mengganti pola makan daging dengan pola makan vegetarian 50% lebih efek­tif untuk mencegah pemanasan global dari pada mengganti sebuah mobil SUV dengan mobil hibrida.

    Seorang vegetarian dengan standar diet orang Amerika akan menghemat 1,5 ton emisi rumah kaca setiap tahunnya!

    Seorang vegetarian yang mengendarai SUV ffummer ma­sih lebih bersahabat dengan lingkungan daripada seorang pe­makan dagrng yang mengendarai sepeda!

  2. Batasilah emisi karbon dioksida!Bila memungkinkan, carilah sumber-sumber energi alternatif yang tidak menghasilkan emisi CO2 seperti tenaga matahari, air, angin, nuklir, dan lain-lain.

    Bila terpaksa harus mengguna­kan bahan bakar fosil (yang mana akan menghasilkan emisi CO2), gunakanlah dengan bijak dan efisien. Hal ini ter­masuk menghemat listrik dan energi, apalagi Indonesia termasuk negara yang banyak menggunakan bahan ba­kar fosil (minyak, batubara) untuk pembangkit listriknya.

    Matikanlah peralatan listrik ke­tika tidak digunakan, gunakan lampu hemat energi, dan gunakanlah panel suryasebagaienergi alternatif.

  3. Tanamlah lebih banyak pohon!Tanaman hijau menyerap CO2 dari atmosfer dan menyimpannya dalam jaringannya. Tetapi setelah mati mereka akan melepaskan kembali CO2 ke udara. Lingkungan dengan banyak tanaman akan mengikat CO2 dengan baik, dan harus dipertahankan oleh generasi mendatang. Jika tidak, maka karbon yang sudah tersimpan dalam tanaman akan kembali terlepas ke at­mosfer sebagai CO2.

    Peneliti dari Louisiana Tech Uni­versity menemukan bahwa setiap acre pepohonan hijau dapat menangkap karbon yang cukup untuk mengimba­ngi emisi yang dihasilkan dari meng­endarai sebuah mobil selama setahun.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh layanan perhutanan di Amerika Serikat juga menunjukkan bahwa penanaman 95.000 pohon yang dilaku­kan di dua kota kecil di Chicago mem­berikan udara yang lebih bersih dan menghemat biaya yang berhubungan dengan pemanasan dan pendinginan udara sebesar lebih dari US$38 juta dalam 30 tahun ke depan.

  4. Daur ulang (recycle) dan gunakan ulangKalkulasi yang dilakukan di Ca­lifornia menunjukkan bahwa apabila proses daur ulang dapat diterapkan hingga di level negara bagian Califor­nia, maka energi yang dihemat cukup untuk memberikan suplai energi bagi 1,4 juta rumah, mengurangi 27.047 ton polusi air, menyelamatkan 14 juta po­hon, dan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga setara dengan 3,8 juta mo­bil!.
  5. Gunakan alat transportasi alternatif untu mengurangi emisi karbonPenelitian yang dilakukan Uni­versitas Chicago menunjukkan bahwa beralih dari mobil konvensional kemo­bil hibrida seperti Toyota Prius dapat menghemat1ton emisi per tahun.

    Mengkonsumsi makanan produk lokal akan mengurangi emisi dalam jumlah yang cukup signifikan. Pene­litian yang dilakukan oleh Iowa State University pada tahun 2003 me­nemukan bahwa makanan non-lokal rata-rata menempuh 1.494 mil sebe­lum dikonsumsi, bandingkan dengan makanan lokal yang hanya menempuh 56 mil. Bayangkan betapa banyak emisi karbon yang dihemat dengan perbe­daan 1.438 mil tersebut.

    Gunakan sepeda sebanyak yang Anda bisa sebagai metode transpor­tasi. Selain menghemat banyak energi, bersepeda juga merupakan olah raga yang menyehatkan.



selain itu banyak hal yang di anggap sepele namun ikut menghancurkan planet kita ini seperti merokok, buang sampah sembarangan, dan banyak hal lainnya yang merusak lingkungan,kita harus bersama-sama menjaga bumi akan percuma jika hanya sebagian saja yang perduli....

hiduplah merdeka, tanpa merugikan yang lainya...be Independent !!!ok

semoga bermanfaat...

2 Comments:

OpenID bayudhirga said...

Wah..bagus Brow...sepertinya isi blog ini sekarang lebih pantas deh...ga' kayak kemarin. OK, aku pasang linkmu. Punyakku juga yah...! :)

Seandainya semua orang didunia ini sadar akan kondisi bumi kita tercinta, dan juga seandainya semua orang didunia ini tidak dengan omong duank, pasti Global Warming ga' akan terjadi. Tapi klo kita dah merujuk kekiamat, yah...gimana lagi, semua udah tersurat, tinggal kita bagaimana menyikapi ini semua.

November 30, 2008 at 2:47 AM  
Blogger hernadi-key said...

===================================
GLOBALWARMING: HOW MUCH, HOW SOON, HOW DANGEROUS?

In his speech this week to the Intergovernmental Panel on Climate C hange, George. Bush ad- dressed the issue of "global warming." This is the term used to describe the phenomenon that a number of experts fear will result from the carbon dioxide that is pumped into the atmosphere by industry and other human activities. Such warming, it is said, will cause -disastrous droughts and will flood coastal regions as the polar ice caps melt. If this will happen, the United States govern- ment and public should be very concerned and should search for rational policies and methods to prevent it.

Bush rightly told the Intergovernmental Panel: "The stakes here are very high; the con- sequences, very significant." The trouble is, the scientific community is still very uncertain about the extent of global warming - how much the earth's climate will warm (if it will at all), how soon this will happen, and how much damage this could cause. Until scientists accumulate more data and draw sounder conclusions, officials and lawmakers should proceed slowly before-setting policies designed to combat global warming. Bush thus correctly cautioned this week's meeting: "Some may be tempted to exploit legitimate concerns for political positioning.

read more..

http://hernadi-key.blogspot.com
====================================

December 2, 2008 at 12:28 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home